Jumat, 05 Maret 2010

15 juli 2009


Senja ranum di pelupuk mataku
Tanah kering dan butiran debu
Mengental lalu bersatu dalam benakku
Tapi semua hanya saksi bisu
Saksi cinta yang terhalang waktu.

Detik, menit, jam, dan akhirnya hari
Berjalan berdempet dan tak terhenti
Semua tertawa tinggalkan ku sendiri
Lalu siapa yang mencoba tuk mengerti.

Di tempat ini tlah ada gedung yang angkuh
Melibas kenangan, memunah
Lalu pancarkan sinar yang membuatku rapuh
Tak lagi tegar_ goyah
Dan akhirnya membuatku terbunuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar