Dia
Inspirasi dalam sendiri
Nian indah menghias hati
Ibarat pelangi penuh warna warni.
Nasib cinta tidak lah pasti
Ibarat air mengalir sendiri
Mengalir dalam ketenangan yang hakiki
Antara kesendirin dan sunyi
Terpaut dalam relung sanubari
Umpama desir~desir kerinduan ini
Lalu mampukah tersurat di hidup ini.
Haruskah semua dipungkiri
Ibarat kesunyian yang kunikmati
Ketika Aku sadar semua hanya sebatas mimpi
Mimpi di atas mimpi
Akupun tak pernah tau dan mengerti
Harus, dan haruskah ku akhiri.
Selasa, 20 April 2010
Senin, 29 Maret 2010
Aku di bulan Maret
Suatu pagi d ujung maret
Mendung yang kelabu
Rinai hujan
Seakan jadi gambaran hati ini_kelam
Tak ada nuansa indah
Juga kebahagiaan
Semua terekam dalam memory hatiku
Lalu mencair dalam cengengnya sajakku
Yang ku reguk bersama pahitnya kopi.
Aku terdiam lalu menatap keangkasa
Coba mencari makna dari smuanya
Aku bertanya apakah Aku kecewa
Tapi tak ada jawabnya
Semua bisu sebisu kisah ini,
Pada alamanda merah tua
Dan butira~butiran hujan ku mengadu
Meski Ku sadar semua sia~sia
Tapi harus pada siapa Aku mengadu
Bila semua tak ada yang peduli.
Semua hanya Cerita
Cerita yang harus di akhiri
Ya sekali lagi di akhiri
Di akhiri sebelum Aku terpuruk
Terpuruk dan tak bisa bangkit lagi.
Mendung yang kelabu
Rinai hujan
Seakan jadi gambaran hati ini_kelam
Tak ada nuansa indah
Juga kebahagiaan
Semua terekam dalam memory hatiku
Lalu mencair dalam cengengnya sajakku
Yang ku reguk bersama pahitnya kopi.
Aku terdiam lalu menatap keangkasa
Coba mencari makna dari smuanya
Aku bertanya apakah Aku kecewa
Tapi tak ada jawabnya
Semua bisu sebisu kisah ini,
Pada alamanda merah tua
Dan butira~butiran hujan ku mengadu
Meski Ku sadar semua sia~sia
Tapi harus pada siapa Aku mengadu
Bila semua tak ada yang peduli.
Semua hanya Cerita
Cerita yang harus di akhiri
Ya sekali lagi di akhiri
Di akhiri sebelum Aku terpuruk
Terpuruk dan tak bisa bangkit lagi.
Rabu, 10 Maret 2010
Langganan:
Postingan (Atom)

